Pengantar Web Science | WEB SCIENCE, SEJARAH BESERTA ARSITEKTUR WEB
Alfharizky FauziSunday, March 24, 2019Gunadarma University, Pengantar Web Science, Pengetahuan, Softskill
No comments
WEB
SCIENCE, SEJARAH BESERTA ARSITEKTUR NYA
PENGERTIAN WEB SCIENCE
Web Science adalah ilmu yang
mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat
dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan
sehari-hari. Di dalam web science kita belajar bagaimana memberdayakan suatu
sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Dengan tampilan web yang
menarik dan abtraktik agar memunculkan minat orang banyak untuk membaca web
tersebut.Contoh-contoh nyata yang sudah diterapkan dapat dilihat pada bidang
komersil atau bidang ekonomi, bidang sosial dan bidang pendidikan.
SEJARAH WEB
Web atau Website atau situs web di
temukan oleh Sir Timothy John “Tim” Beners-Lee, sedangkan situs web
yang tersambung dengan jaringan pertamakali muncul pada tahun 1991. Tujuan Sir
Timothy John dalam merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar
dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat beliau bekerja.
Kemudian, pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja)
mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.Sebuah situs
web bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan
kepemilikan dari suatu organisasi, perusahaan. biasanya pembahasan dalam sebuah
situs web merujuk pada sebuah ataupun beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu.
Web sekarang ini telah berkembang
dari ide dan konsep yang dicetuskan oleh Tim Berners-
Lee, seorang peneliti pada CERN
Particle Physics Lab di Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989
Berners-Lee merumuskan suatu
proposal tentang sebuah system hypertext yang memiliki tiga
komponen sebagai berikut:
1. Antarmuka yang menyediakan akses
terhadap berbagai jenis dokumen dan protokol.
2. Akses informasi yang universal.
Setiap pengguna harus dapat mengakses setiap informasi yang tersedia.
3. Antarmuka yang konsisten untuk
semua platform. Antarmuka ini harus menyediakan
akses yang dapat digunakan oleh
berbagai jenis komputer.
Perkembangan selanjutnya dari konsep Berners-Lee ini melahirkan Mosaic,
sebuah web
browser grafis yang pertama. Web
memiliki banyak kemungkinan hubungan antar dokumen
tanpa awal dan akhir.
Dalam situs web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web
umumnya
telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat
lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah, serta menangani layanan atas
protokol HTTP yang disebut sebagai Server HTTP (bahasa Inggris: HTTP Server) seperti Apache
HTTP Server, atau Internet Information Services (IIS).
1. Pre Web (Hypertext, Memex,
Usenet, Ftp, Gopher)
APA ITU HYPERTEXT ?
Hypertext adalah suatu paradigma (
cara atau pola ) antarmuka untuk menampilkan dokemen, yaitu dapat bercabang ke
dokumen lain, menurut definisi awal hypertext berarti “ branch or perform on
request” yang artinya bercabang atau melaksanakan saat diminta. Yang paling
banyak digunakan dalam dunia komputer adalah penelusuran antar dokumen yang
disebut hyperlink.
Markup language merupakan kombinasi
antara text dan informasi tambahan mengenai text. Informasi tambahan tersebut,
misalnya struktur teks atau bentuk tampilan yangt diekspresikan dalam bentuk
markup (tanda) yang menyatu dengan text utama. Markup language paling modern
yang digunakan saat ini adalah HTML ( hypertext markup language ) yang
merupakan salah satu basis dari World Wide Web.
Hypertext Markup Language adalah
markup language yang dirancang untuk pembuatan halaman web yang mengandung
hypertext dan informasi lain yang akan ditayangkan oleh browser. HTML digunakan
untuk membuat informasi terstruktur, mudah dipahami. Pada prinsipnya HTML
merupakan standart bahasa yang digunakan untuk mengatur format tampilan
document web, menambahkan object-object seperti image, audio, video dan juga
java applet dalam dokumen HTML, mendukung hyperlink antar dokumen. Dokumen HTML
dapat diakses oleh browser berdasarkan urlnya, yaitu sebuah spesifikasi standar
untuk menunjukan lokasi suatu resource diinternet yang disebutkan pada browser.
APA ITU MEMEX ?
Vannevar Bush (11 Maret, 8190 -
30 Juni, 1974 adalah seorang insinyur dan ilmuwan berkebangsaan Amerika yang
dikenal karena pencapaiannya pada bidang kompetisi analog, peran politiknya
pada pengembangan bom atom, dan idenya tentang Memex, yang dipandang sebagai
konsep awal yang mendasari munculnya teknologi World Wide Web. Memex (singkatan
dari "memory extender") , adalah nama yang diberikan oleh Vannevar
Bush untuk sebuah mesin teoretis yang ia usulkan dalam artikelnya As We May
Think, yang dimuat pada tahun 1945 pada The Atlantic Monthly. Memex
disebut-sebut sebagai pionir dari teknologi hiperteks yang saat ini telah ada.
Vanner Bush memang tidak terlibat
langsung dalam pengembangan internet, namun banyak yang mempertimbangkan kalau
beliau disebut dengan God Father World Wide Web. Beliau membuat sebuah
referensi esai hingga tahun 1945 dengan judul AS WE MY THINK, dalam artikelnya
Bush menggambarkan sebuah mesin teoritis yang disebut MEMEX, untuk meningkatkan
memori manusia dengan memungkinkan pengguna dapat mengambil dan menyimpan
dokumen dalam sebuah Asosiasi. Asosiatif tersebut sangat berhubungan dan mirip
dengan yang dikenal saat ini yaitu hypertext.
Memex ini akan memiliki fitur selain
menghubungkan. Pengguna dapat merekam informasi baru mengenai mikrofilm, dengan
mengambil foto dari kertas atau dari layar sentuh yang sensitif tembus. Seorang
pengguna bisa menyisipkan komentar sendiri, baik menghubungkan ke jalur utama
atau bergabung dengan jejak sisi ke item tertentu. Jadi ia membangun jejak
minatnya melalui labirin bahan yang tersedia kepadanya. Seorang pengguna juga
bisa membuat copy dari jejak yang menarik dan menyebarkannya kepada temannya
untuk dimasukkan dalam memex sendiri, ada juga untuk dihubungkan ke jejak yang
lebih umum.
Mengingat memex, sarjana bisa
menciptakan alat sendiri pengetahuan sebagai koneksi dalam berlembar-lembar
informasi, berbagi alat-alat, dan menggunakan kompleks alat untuk menciptakan
pengetahuan namun lebih canggih yang pada gilirannya dapat digunakan terhadap
pekerjaan ini The memex telah dibayangkan. sebagai sarana mengubah ledakan
informasi menjadi ledakan pengetahuan. Ini tetap menjadi salah satu impian
mendefinisikan media baru. Memperluas, menyimpan, dan konsultasi catatan.
Antara tahun 1990 dan 1994, Paul Flaherty,
seorang mahasiswa Stanford yang sedang mencari proyek, diperkenalkan oleh
istrinya kepada atasannya. Supervisor baru saja melihat demonstrasi dari World
Wide Web dan menyarankan dapat ditingkatkan dan lebih baik serupa dengan memex
dijelaskan oleh Vannevar Bush jika link tidak harus secara manual dimasukkan
dan bukan satu bisa mengikuti link hanya dengan menggunakan kata-kata sendiri.
Flaherty melanjutkan untuk menciptakan AltaVista, yang dicari pertama,
full-text database dari sebagian besar dari Web.
APA ITU USENET ?
Usenet merupakan singkatan dari User
Network yang merupakan sistem diskusi Internet yang terdistribusi secara
global. Sistem ini dikembangkan dari arsitektur serbaguna UUCP dari nama yang
sama.
Mahasiswa pascasarjana Universitas
Duke bernama Tom Truscott dan Jim Ellis mencetuskan idenya pada tahun 1979
untuk selanjutnya membangun sistem ini pada tahun 1980. Pengguna membaca dan
mengirim pesan umum (disebut artikel atau posting, dan secara kolektif disebut
berita) ke satu kategori atau lebih yang disebut newsgroup. Usenet menyerupai
Bulletin Board System (BBS) dalam banyak hal, dan merupakan awal dari berbagai
forum Internet yang banyak digunakan saat ini, secara kasar dapat dianggap
sebagai hibrida antara surat elektronik dan forum web.
APA ITU FTP ?
File Transfer Protocol (FTP) adalah
protokol jaringan standar yang digunakan untuk mentransfer file dari satu host
ke host lain melalui jaringan berbasis TCP, seperti Internet.
FTP dibangun pada arsitektur
client-server dan menggunakan kontrol terpisah dan sambungan data antara klien
dan server [1] FTP pengguna dapat mengotentikasi sendiri menggunakan sign-in
yang jelas-teks protokol, biasanya dalam bentuk username dan password. , tetapi
dapat terhubung secara anonim jika server dikonfigurasi untuk memungkinkan itu.
Untuk transmisi aman yang menyembunyikan (enkripsi) username dan password, dan
mengenkripsi konten, FTP sering diamankan dengan SSL / TLS ("FTPS").
SSH File Transfer Protocol ("SFTP") kadang-kadang juga digunakan sebagai
pengganti, tetapi teknologi yang berbeda.
Aplikasi FTP client pertama adalah
baris perintah aplikasi yang dikembangkan sebelum sistem operasi memiliki
antarmuka pengguna grafis, dan masih dikirimkan dengan Windows kebanyakan,
Unix, dan sistem operasi Linux. [2] [3] Puluhan klien FTP dan utilitas
otomatisasi telah sejak dikembangkan untuk desktop, server, perangkat mobile,
dan perangkat keras, dan FTP telah dimasukkan ke dalam ratusan aplikasi
produktivitas, seperti editor halaman Web. Ada beberapa metode aman mentransfer
file yang telah disebut "Secure FTP" pada satu titik atau lain.
FTP dapat berjalan dalam mode aktif
atau pasif, yang menentukan bagaimana koneksi data didirikan. Dalam modus
aktif, klien membuat koneksi kontrol TCP ke server dan mengirimkan server
alamat IP klien dan jumlah klien port dan kemudian menunggu sampai server
memulai koneksi data melalui TCP ke alamat IP client dan nomor client port.
Dalam situasi di mana klien berada di belakang firewall dan tidak dapat
menerima koneksi masuk TCP, mode pasif dapat digunakan. Dalam modus ini, klien
menggunakan koneksi kontrol untuk mengirim perintah PASV ke server dan kemudian
menerima alamat IP server dan nomor port server dari server klien yang kemudian
digunakan untuk membuka koneksi data dari port klien untuk alamat IP server dan
nomor port server menerima. Kedua mode yang diperbarui pada bulan September
1998 untuk mendukung IPv6. Perubahan lebih lanjut diperkenalkan ke mode pasif
pada waktu itu, update ke modus pasif diperpanjang.
APA ITU GHOPER ?
Protokol Gopher (pron.: / ɡoʊfər /)
adalah aplikasi TCP / IP protokol lapisan yang dirancang untuk
mendistribusikan, mencari, dan mengambil dokumen melalui Internet. Sangat
berorientasi pada desain menu-dokumen, protokol Gopher disajikan alternatif
untuk World Wide Web dalam tahap awal, tapi akhirnya HTTP menjadi protokol yang
dominan. Ekosistem Gopher sering dianggap sebagai pendahulu yang efektif dari
World Wide Web.
Diciptakan oleh tim yang dipimpin
oleh Mark P. McCahill di University of Minnesota, protokol ini menawarkan
beberapa fitur tidak didukung oleh native Web dan menerapkan hirarki yang lebih
kuat pada informasi yang tersimpan di dalamnya. Teks antarmuka menu yang mudah
digunakan, [1] dan cocok untuk lingkungan komputasi yang sangat bergantung pada
remote berorientasi teks terminal komputer, yang masih umum pada waktu
penciptaan pada tahun 1991, dan kesederhanaan protokol yang difasilitasi
berbagai implementasi klien. Gopher revisi yang lebih baru dan klien grafis
menambahkan dukungan untuk multimedia. Gopher disukai oleh banyak administrator
jaringan untuk menggunakan sumber daya jaringan yang lebih sedikit dibandingkan
layanan Web.
Dengan struktur hirarki, Gopher
menyediakan platform yang berguna untuk skala besar koneksi perpustakaan
elektronik pertama pengguna Gopher mengingat sistem sebagai "lebih cepat
dan lebih efisien dan jauh lebih terorganisir" daripada layanan Web saat
ini. Meskipun sebagian besar digantikan oleh Web di tahun berikutnya, protokol
Gopher masih digunakan oleh penggemar, dan populasi kecil dari server aktif
dipertahankan tetap.
Gopher menggabungkan hirarki dokumen
dengan koleksi layanan, termasuk WAIS, yang Archie dan Veronica search engine,
dan gateway ke sistem informasi lain seperti FTP dan Usenet.
Untuk mendapatkan teks yang Anda
inginkan, Anda harus mengklik beberapa link, dan membaca melalui menu setiap
kali sebelum Anda memilih link lain. Namun yang bekerja lebih cepat daripada
orang mungkin berpikir hari ini, dan di masa kejayaan Gopher, banyak waktu
dihabiskan memilih dan mengatur link di layout yang dapat digenggam sekilas.
Gopher menjadi teks-penanganan, dokumen-sistem pengiriman itu dimaksudkan untuk
menjadi. Seorang pengguna bisa menampilkan dokumen teks pada layar nya, simpan
ke file, mencetaknya, atau bahkan e-mail salinan ke orang lain di Internet.
Gopher menjadi klien dominan untuk layanan informasi lainnya: Server
Information Wide Area (WAIS), FTP, dan Archie, database file yang dipegang oleh
sebagian besar anonim utama (publik) situs FTP di Internet. Awalnya, Gopher
bisa mencari hanya satu database WAIS pada satu waktu, dan WAIS s
"relevansi umpan balik" alat (menemukan konten-dokumen sejenisnya)
tidak tersedia.
Web Science merupakan kajian sains
dari Web. Ketika Web telah bergerak ke ranah ilmu, maka pertanyaan mendasar
adalah bagaimana keilmuan ini melakukan metodologi. Bagaimana peneliti atau
engineer melakukan pendekatan terhadap Web untuk pemahaman dan relasinya dengan
domain sosial secara luas dan inovasi apa yang dapat dilakukan.
Berbagai penelitian yang berlangsung
saat ini melakukan pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph
pada struktur Web dengan sampling sebagai kunci utamanya [Leung, 2001]. Sebagai
contoh laporan riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman
(.de) melakukan perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model
analisis yang mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan
determinasi probabilitas. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh
perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi.
2. Web 1.0,
Web 2.0, Web 3.0
PENGERTIAN WEB1.0
Web 1.0 adalah web yang hanya bias
‘read-only’. Maksudnya adalah pada web 1.0 ini kebanyakan hanya bisa melakukan
pencarian atau browsing informasi yang ingin dicari. Web 1.0 ini mengacu pada
World Wide Web yang penggunaan gayanya sebelum munculnya web 2.0. Ciri –
ciri yang sangat terlihat pada web 1.0 ini adalah bersifat consult, surf dan
search. Kekurangan atau keterbatasan dari web 1.0 ini adalah pengguna
(pegunjung web) harus masuk ke dalam website tersebut dan harus melihat satu
persatu konten yang ada.
- Beberapa ciri khas dari situs Web 1.0
1. Halaman statis, bukan dinamis pengguna-konten yang dihasilkan.
2. Penggunaan framesets.
3. Milik HTML ekstensi seperti dan tag diperkenalkan pada awal perang browser.
4. Online guestbook.
5. GIF tombol, biasanya 88×31 piksel dalam ukuran web browser dan mempromosikan produk lain.
6. Pengguna akan mengisi formulir, dan setelah mereka mengklik mengirimkan email klien akan mencoba untuk mengirim email yang berisi formulir rincian.
PENGERTIAN WEB 2.0
Web 2.0 adalah web yang mengarah
pada ‘read and write’. Pada web 2.0 ini adalah web yang lebih mempunyai
keunggulan daripada web 1.0. web 2.0 ini mempunyai inovasi dan fitur – fitur
yang terbaru yang menyebabkan munculnya suatu pandangan tentang bagaimana isi
dari web 2.0 ini. Keuntungan atau kelebihan dari web 2.0 ini berbanding
terbalik dengan web 1.0 yaitu pengguna (pengunjung web) berkemungkinan dapat
melhat suatu konten website tanpa harus mengunjungi situs tersebut dan harus
melihat semua konten yang ada satu per satu. Web 2.0 ini bisa melakukan
aktivitas drag and drop, auto complete, chat dan vois layaknya aplikasi
desktop, bahkan berlaku seperti sistem operasi, dengan menggunakan dukungan
AJAX atau berbagai plug-in (API) yang ada di internet. Web 2.0 ini mempunyai
cirri yang mencolok yaitu share, collaborate dan exploit. Ciri – ciri pada web
2.0 itu menjadikan kelebihan dari web 2.0 yaitu interaksi di dunia maya menjadi
kebutuhan pengguna.
Web 2.0 umumnya bertujuan untuk
mengimbangi banyaknya situs – situs yang mengusung penggunaan web untuk
berbagi, pertemanan dan kolaborasi menjadikan sesuatu yang penting. Web 2.0 ini
pun hadir seiring dengan semaraknya blog, Friendster, Myspace, Youtube, Fickr
dan semacamnya. Mulanya pada tahun 2004 web 2.0 mulai diperkembangkan. Web 2.0
merupakan teknologi web yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam
membangun web. Penyatuan tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS,
JavaScript, XML, dan AJAX. HTML dan CSS digunakan untuk mempercantik tampilan
web, sedangkan JavaScript digunakan untuk membuat tampilan yang dinamis, XML
digunakan untuk mendefinisikan format data dan AJAX adalah penggabungan antara
JavaScript dan XML yang digunakan untuk penekanan pada pengelolaan konten.
PENGERTIAN WEB 3.0
Web 3.0 Konsep ini dapat diandaikan
sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan (AI/Artificial
Intelegence).Jadi di konsep ini, diibaratkan tidak hanya manusia saja yang
mampu berinteraksi (web 2.0) tetapi aplikasi-aplikasi online pun (website) kini
dapat saling ‘berbicara’. Antar aplikasi dapat saling berbicara? kemampuan
saling berinteraksi ini dimulai dengan adanya web services. Dengan
adanya web services ini, dua website ataupun lebih dapat saling bertukar data
atau bahkan dapat saling bertukar aplikasi/proses dan operasi. Bagaimana dengan
manusianya? Tentu tetap dapat melakukan interaksi dunk, masak makin canggih
malah ga bisa ?..Bahkan dengan adanya web 3.0 ini, manusia akan semakin
dimanjakan dengan aplikasi-aplikasi website. Dengan adanya web services
ini.Contoh : 3G, LILO community, teknologi 3D animasi.
3. Arsitektur web
Jika kita mendengar kata arsitektur
maka yang terbayang adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan desain dan
perencanaan sebuah gedung. Begitu pula kata arsitektur yang ada pada web, jadi
arsitektur web dapat diartikan sebagai suatu pendekatan yang berhubungan dengan
desain dan perencanaan sebuah web. Selain itu arsitektur web juga memiliki
kriteria yang kompleks oleh karena itu memerlukan pertimbangan khusus dalam
content web, koordinasi, dan rencana bisnis, web desain, kegunaan
fungsionalitas, struktur informasi serta interaktivitas estetika. Selain itu,
web arsitektur mempunyai potensi yag digunakan sebagai disiplin intelektual
untuk mengatur konten web.
Sedangkan untuk pengembangan tahap
perencanaan, manajemen, konten web, dan desain datang dalam berbagai metode
desain web seperti desain tradisional, aspek konsistensi, keteguhan dan
kesenangan. Oleh karena itu, dalam setiap konten yang akan dipublikasikan
tersebut dapat memandu arsitektur situs web, seperti yang diterapkan secara
fisik dalam web arsitektur dan prinsip – prinsip desain lainnya. Dalam
menyelidiki estetika dan teori kritis serta kecenderungan ini, web arsitektur
dapat mempercepat dengan cara pengenalan web semantic dan web 2.0. Kedua ide
ini menekankan aspek visual dan structural dari konten dKedua ide ini
menekankan aspek visual dan struktural dari konten dalam suatu situs web. Di
dalam web arsitektur terdapat istilah Strukturalisme. Strukturalisme merupakan
bagian penting dalam arsitektur web yaitu pendekatan metodologis yang
mempengaruhi disiplin teoritis seperti estetika, teori kritis dan
postmodernisme yang mempunyai disiplin seperti yang disebutkan pada kemudi dari
setiap pembuatan situs web kemudian melibatkan user generated content, dan
memberikan bimbingan kepada arsitek web untuk penataan yang tepat dari setiap
informasi untuk digunakan sebagai kenyamanan dan kepuasan browser tersebut.
Bagian dari Arsitektur Web :
Hypertext Transfer Protocol ( HTTP )
WWW ( World Wide Web )
URL ( Universal Resource Locator )
XML ( Extensible Markup Language )
JavaScrip
AJAX
Beberapa Aplikasi Utamanya :
HTTP (Hypertext Transfer
Protocol)adalah Sebuah protokol jaringan yang protocol aplikasinya digunakan
untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dddan sudah menggunakan
hipermedia.
HTML (Hyper Text Markup
Language)adalah sebuah bahasa standar untuk membuat suatu dokumen HTML (halaman
web) yang terdiri dari kode-kode singkat tertentu, dimana dengan kode-kode
tersebut akan memerintahkan Web Browser bagaimana untuk menampilkan halaman Web
yang terdiri dari berbagai macam format file seperti teks, grafik, animasi,
link maupun audio-video.
Web browseradalah sebuah progam yang
dapat menterjemahkan kode perintah dari dokumen HTML tersebut sehingga dapat
kita lihat, baca dan dengar. Contoh dari Web Browser adalah Internet Explorer,
Netscape Navigator, Mozilla Firefox, Opera, Safari dll.
Internetadalah sebuah jaringan
komputer yang terdiri dari berbagai macam ukuran jaringan komputer di seluruh
dunia mulai dari sebuah PC, jaringan-jaringan lokal berskala kecil,
jaringan-jaringan kelas menegah, hingga jaringan-jaringan utama yang menjadi
tulang punggung internet seperti NSFnet, NEARnet, SURAnet, dan lain-lain.
User Generated Contentadalah Singkat
dari UGC, yang dikenal juga dengan istilah consumer-generated media (CGM) atau
user-created content (UCC) adalah merujuk pada berbagai tipe konten media,
tersedia untuk umum, yang diproduksi oleh end-user. Kemajuan teknologi web
memungkinkan konten website tidak lagi dimonopoli oleh pengelola, melainkan
dapat dibuat oleh para penggunanya. UGC merupakan salah satu ciri dominan Web
2.0. MediaWiki adalah salah satu contoh aplikasi web yang menyediakan fitur
UGC.
Blog adalah singkatan dari web
log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat
sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali
dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang
lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya
dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari
si pengguna blog tersebut.
Wiki adalah Sebuah situs web
(atau koleksi dokumen hiperteks lainnya) yang memperbolehkan penggunanya
menambah atau mengubah isi situs tersebut. Istilah ini juga dapat merujuk
kepada software kolaboratif yang digunakan untuk menciptakan situs web semacam
itu, dan lain-lainnya.
Sumber referensi :
https://caridokumen.com/download/sejarah-dan-definisi-web-science-_5a461cc4b7d7bc7b7af00410_pdf
https://azizsudrajat95.wixsite.com/myblog/single-post/2015/04/22/DEFINISI-WEB-SCIENCE-SEJARAH-BESERTA-ARSITEKTUR-NYA
Pengantar Teknologi Internet dan New Media
Alfharizky FauziWednesday, January 09, 2019Gunadarma University, Ilmu Sosial Dasar, Pengantar teknologi Internet dan New Media, Pengetahuan, Softskill
No comments
Tugas Softskill
Nama : Afharizky Fauzi
NPM : 50417462
Kelas : 2IA15
Beberapa contoh aplikasi didalam internet yang mengembangkan new media, yaitu :
Contoh dari penerapan new media sudah banyak, yaitu :
Contoh penerapan Smart card yaitu :
https://rianitagiovanni.wordpress.com/2015/10/08/pengertian-dan-konsep-new-media/
http://aunirachman.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-dan-konsep-new-media.html
https://bamandhityo.wordpress.com/2013/10/06/e-card-new-media-atau-bukan/
https://autobots-engineer.blogspot.com/2016/09/pengantar-teknologi-internet-dan.html
http://bayuyuniantopabisa.blogspot.co.id/2015/10/konsep-new-media-dan-perkembangannya.html
http://dwicaessarcahyoseptiyanto.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-dan-konsep-new-media.html
http://lezargabriel.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-konsep-new-media.html
Nama : Afharizky Fauzi
NPM : 50417462
Kelas : 2IA15
Pengantar Teknologi Internet dan New Media
A. Internet
Internet (Interconnection-Networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").
B. Penggunaan Internet
Internet semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan layanan Internet termasuk perpustakaan, dan Internet cafe/warnet (juga disebut Cyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses Internet, seperti Internet Kiosk, Public access Terminal, dan Telepon web.
Terdapat juga toko-toko yang menyediakan akses wi-fi, seperti Wifi-cafe. Pengguna hanya perlu membawa laptop(notebook), atau PDA, yang mempunyai kemampuan wifi untuk mendapatkan akses Internet.
C. Pengertian New Media
New Media yaitu bisa mengakses konten apapun, dimanapun dan kapanpun di sebuah alat yang interaktif secara digital. Disana juga ditulis bahwa teknologi yang bisa dibilang New Media kebanyakan adalah digital. Jadi, selama alat itu interaktif dan kontennya bisa dibagikan dengan mudah melalui sebuah jaringan (contohnya intranet,internet) alat itu bisa disebut New Media.
Teknologi yang paling digambarkan sebagai “media baru” adalah digital, sering memiliki karakteristik yang dimanipulasi, melalui jaringan, padat, kompresibel, dan interaktif. Beberapa contoh mungkin internet, website, multimedia komputer, game komputer, CD-ROM, dan DVD. Media baru tidak termasuk program-program televisi, film, majalah, buku, atau kertas publikasi. Kecuali mereka mengandung teknologi yang memungkinkan interaktivitas digital.
D. Hubungan Internet dan New Media
Dengan SmartPhone kita dapat lebih cepat mendapatkan informasi yang kita inginkan atau juga memberikan informasi yang kita dapatkan sesuai dengan kenyataan. Misalkan di situs jejaring Twitter, kita dapat mendapatkan informasi tentang kejadian sekitar dengan memfollow akun yang berhubungan dengan berita yang baru. Internet dijadikan sebagai komponen New Media karena dengan Internet kita dapat mengakses berbagai informasi dimanapun kita berada. Internet memudahkan kita untuk melakukan sebuah interaksi sosial dengan manusia sekitar. Komputer dijadikan sebagai komponen New Media karena computer juga dapat memudahkan kita mendapatkan informasi. Ketiga komponen diatas tidak dapat saling dipisahkan, antara Smart Phone dengan Internetm dan juga Komputer dengan Internet. Ketiganya saling berkaitan dan harus seimbang dalam pemakaiannya.
E. Manfaat New Media
1. Globalisasi dan media baru
Munculnya media baru telah meningkatkan komunikasi antara orang di seluruh dunia dan Internet. Ini telah memungkinkan orang untuk mengekspresikan diri melalui blog, website, gambar, dan lainnya user-generated media.
2. Sebagai alat untuk perubahan sosial
New Media komponen yang mengutip aktivis sebagai alat untuk perubahan yang belum dibahas secara luas seperti itu oleh akademisi. New Media juga menemukan digunakan dengan gerakan sosial yang kurang radikal seperti Kampanye Pelukan Gratis. Menggunakan website, blog, dan video online untuk menunjukkan efektivitas dari gerakan itu sendiri.
3. Keamanan nasional
New Media juga baru-baru menjadi menarik bagi komunitas spionase global karena mudah diakses secara elektronik dalam format database dan karenanya dapat cepat diambil dan sebaliknya direkayasa oleh pemerintah nasional. Terutama yang menarik bagi komunitas spionase adalah Facebook dan Twitter, dua situs di mana orang bebas mengungkapkan informasi pribadi yang kemudian dapat disaring melalui dan diarsipkan untuk penciptaan otomatis berkas pada kedua orang bunga dan rata-rata warga negara.
4. Interaktivitas dan media baru
Interaktivitas telah menjadi istilah untuk sejumlah media baru menggunakan opsi berkembang dari penyebaran cepat dari jalur akses Internet, digitalisasi media, dan konvergensi media. Pada tahun 1984, Rice didefinisikan sebagai media baru teknologi komunikasi yang memungkinkan atau memfasilitasi pengguna-untuk-pengguna interaktivitas dan interaktifitas antara pengguna dan informasi. New Media perubahan terus menerus karena selalu diubah dan didefinisikan ulang oleh interaksi antara pengguna, teknologi baru, perubahan budaya, dll
F. Dampak Buruk
1. Terbukanya informasi menimbulkan kemungkinan pencurian data pribadi. Hal ini biasa dilakukan hacker dengan tujuan-tujuan tertentu
2. Virus. Terbukanya arus informasi dan komunikasi juga dapat membawa virus yang berkedok aplikasi dengan mudah menyebar
3. Rasa ketagihan berlebihan, contohnya pada saat bermain game online atau jejaring social.
Beberapa contoh aplikasi didalam internet yang mengembangkan new media, yaitu :
Contoh dari penerapan new media sudah banyak, yaitu :
1. Search Engine
Memudahkan dalam mencari informasi yang terdapat di internet, contohnya Google, Altavista, Yahoo dan website sejenisnya yang merupakan aplikasi pencarian sejumlah kata yang terdapat didalam website untuk mencari berita.
2. News
CNN, BBC, Detik, Okezone dan berbagai website sejenisnya yang dibuat untuk memberikan berita secara cepat sebagai pengganti koran/majalah.
3. Video Sharing
Youtube, seleb.tv, metacafe dan website sejenisnya yang menyediakan layanan membagikan video atau menampilkannya sebagai sarana hiburan dan berita secara audio visual.
4. Social Media
Twitter, Facebook, Friendster dan website sejenisnya yang menyediakan layanan mini blog dan social network sebagai sarana komunikasi langsung yang sengaja dibagikan kepata publik.
5. Ebook
BSE, e-dukasi.net, ilmukomputer,com yang menyediakan layanan pendidikan secara online berupa pembahasan-pembahasan materi pendidikan dan ada yang menyediakan buku elektronik (e-book)
6. Serta yang paling di gunakan sehari-hari yaitu alat transaksi berupa E-Card. Apa itu E-Card ?
E-Card atau smart card adalah plastic card yang mengandung memory chip dan microprocessor. Kartu ini bisa menambah, menghapus, mengubah informasi yang terkandung.
Contoh penerapan Smart card yaitu :
1. Kartu Commuter Line
Kartu ini memudah kan dalam transaksi transportasi kereta commuter line, cukup mendekatkan kartu pada pintu masuk, maka otomatis akan terbuka.
2. Kartu ATM
Kartu ini memudahkan kita dalam bertransaksi maupun menarik uang dimanapun, kapanpun.
Daftar Pustaka
https://rianitagiovanni.wordpress.com/2015/10/08/pengertian-dan-konsep-new-media/
http://aunirachman.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-dan-konsep-new-media.html
https://bamandhityo.wordpress.com/2013/10/06/e-card-new-media-atau-bukan/
https://autobots-engineer.blogspot.com/2016/09/pengantar-teknologi-internet-dan.html
http://bayuyuniantopabisa.blogspot.co.id/2015/10/konsep-new-media-dan-perkembangannya.html
http://dwicaessarcahyoseptiyanto.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-dan-konsep-new-media.html
http://lezargabriel.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-konsep-new-media.html
Ilmu Sosial Dasar | Makalah : Agama dan Masyarakat
Alfharizky FauziSaturday, December 30, 2017Gunadarma University, Ilmu Sosial Dasar, Pengetahuan, Softskill
No comments

Disusun Oleh :
Alfharizky Fauzi 50417462 (1IA16)
UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
2017/2018
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Agama memberikan penjelasan bahwa manusia adalah mahluk yang
memilki potensi untuk berahlak baik (takwa) atau buruk (fujur) potensi fujur
akan senantiasa eksis dalam diri manusia karena terkait dengan aspek instink,
naluriah, atau hawa nafsu, seperti naluri makan/minum, seks, berkuasa dan rasa
aman. Apabila potentsi takwa seseorang lemah, karena tidak terkembangkan
(melalui pendidikan), maka prilaku manusia dalam hidupnya tidak akan berbeda
dengan hewan karena didominasi oleh potensi fujurnya yang bersifat instinktif
atau implusif (seperti berjinah, membunuh, mencuri, minum-minuman keras, atau
menggunakan narkoba dan main judi).
Agar hawa nafsu itu terkendalikan (dalam arti pemenuhannya sesuai dengan ajaran
agama), maka potensi takwa itu harus dikembangkan, yaitu melalui pendidikan
agama dari sejak usia dini. Apabila nilai-nilai agama telah terinternalisasi
dalam diri seseorang maka dia akan mampu mengembangkan dirinya sebagai manusia
yang bertakwa, yang salah satu karakteristiknya adalah mampu mengendalikan diri
(self contor) dari pemuasan hawa nafsu yang tidak sesuai dengan ajaran agama.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah yang
akan dibahas pada makalah ini adalah mengenai Agama dan Masyarakat, lebih detailnya adalah mengenai:
- Apa pengertian agama ?
- Apa pengertian masyarakat ?
- Apa saja fungsi agama dalam masyarakat ?
- Bagaimana hubungan agama dengan masyarakat ?
- Bagaimana cara beragama masyarakat Indonesia ?
- Apa saja pelembagaan agama di Indonesia ?
- Bagaimana terjadinya konflik beragama ?
1.3. Tujuan
- Untuk mengetahui apa pengertian
agama
- Untuk mengetahui apa pengertian
masyarakat
- Mendeskripsikan bagaimana hubungan
agama dengan masyarakat
- Mendeskripsikan bagaimana cara
beragama masyarakat Indonesia
- Untuk mengetahui apa saja fungsi
agama dalam masyarakat
- Untuk mengetahui apa saja
pelembagaan agama
- Mendeskripsikan bagaimana
terjadinya konflik beragama
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1. Agama
dan Masyarakat
2.1.1
Pengertian
Pengertian
agama menurut kamus besar Bahasa Indonesia adalah system yang mengatur tata
keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta tata
kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia serta lingkungannya. Kata
agama berasal dari Bahasa sansekerta yang berarti tradisi, sedangkan kata lain
untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari Bahasa latin
religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti mengikat kembali.
Maksudnya dengan religi seseorang mengikat dirinya kepada tuhan. Pengertian
agama menurut M. Hasbi Alshiddiqy adalah tuntunan yang melengkapi segala segi
dan suatu peruangan untuk memperoleh kekayaan dunia dan kesentosaan akhirat,
pengertian agama menurut Emile Durkheim adalah suatu sisten yang terpadu yang
terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci.
Masyarakat sebagai terjemahan istilah society adalah
sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup atau semi terbuka,
dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada
dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata
dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu
jaringan hubungan hubungan antar entitasentitas.
Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen
(saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk
mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Menurut Syaikh Taqyuddin AnNabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai
sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan
yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi
sesama mereka berdasarkan kemaslahatan.
2.1.2
Fungsi Agama
Fungsi agama dalam masyarakat ada tiga aspek penting yang
selalu dipelajari, yaitu kebudayaan, sistem sosial, dan kepribadian.
Teori fungsional dalam melihat kebudayaan pengertiannya
adalah, bahwa kebudayaan itu berwujud suatu kompleks dari ide-ide, gagasan,
nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sistem sosial yang terdiri dari
aktivitas-aktivitas manusia-manusia yang berinteraksi, berhubungan, serta
bergaul satu dengan yang lain, setiap saat mengikuti pola-pola tertentu
berdasarkan adat tata kelakuan, bersifat kongkret terjadi di sekeliling.
Fungsi agama dalam pengukuhan nilai-nilai, bersumber pada
kerangka acuan yang bersifat sakral, maka normanya pun dikukuhkan dengan
sanksi-sanksi sakral. Dalam setiap masyarakat sanksi sakral mempunyai kekuatan
memaksa istimewa, karena ganjaran dan hukumannya bersifat duniawi dan
supramanusiawi dan ukhrowi.
- Fungsi
agama di bidang sosial adalah fungsi penentu, di mana agama menciptakan
suatu ikatan bersama, baik di antara anggota-anggota beberapa
mayarakat maupun dalam kewajiban-kewajiban sosial yang membantu
mempersatukan mereka.
- Fungsi
agama sebagai sosialisasi individu ialah individu, pada saat dia tumbuh
menjadi dewasa, memerlukan suatu sistem nilai sebagai semacam
tuntunan umum untuk (mengarahkan) aktivitasnya dalam masyarakat, dan
berfungsi sebagai tujuan
akhir pengembangan
kepribadiannya. Orang tua di mana pun tidak mengabaikan upaya “moralisasi”
anak-anaknya, seperti pendidikan agama mengajarkan bahwa hidup adalah
untuk memperoleh keselamatan sebagai tujuan utamanya. Oleh sebab itu,
untuk mencapai tujuan tersebut harus beribadat dengan kontinyu dan
teratur, membaca kitab suci dan berdoa setiap hari, menghormati dan
mencintai orang tua, bekerja keras, hidup secara sederhana, menahan diri
dari tingkah laku yang tidak jujur, tidak berbuat yang senonoh dan
mengacau, tidak minum-minuman keras, tidak mengkonsumsi obat-obatan
terlarang, dan tidak berjudi. Maka perkembangan sosialnya terarah secara
pasti serta konsisten dengan suara hatinya.
2.1.3 Dimensi Komitmen Agama
Masalah fungsionalisme agama dapat dinalisis lebih mudah
pada komitmen agama, menurut Roland Robertson (1984), diklasifikasikan berupa
keyakinan, praktek, pengalaman, pengetahuan, dan konsekuensi.
1. Dimensi keyakinan mengandung
perkiraan atau harapan bahwa orang yang religius akan menganut pandangan
teologis tertentu, bahwa ia akan mengikuti kebenaran ajaran-ajaran agama.
2. Praktek agama mencakup
perbuatan-perbuatan memuja dan berbakti, yaitu perbuatan untuk melaksanakan
komitmen agama secara nyata. Ini menyangkut, pertama, ritual, yaitu berkaitan
dengan seperangkat upacara keagamaan, perbuatan religius formal, dan perbuatan
mulia. Kedua, berbakti tidak bersifat formal dan tidak bersifat publik serta
relatif spontan.
3. Dimensi pengalaman
memperhitungkan fakta, bahwa semua agama mempunyai perkiraan tertentu, yaitu
orang yang benar-benar religius pada suatu waktu akan mencapai pengetahuan yang
langsung dan subjektif tentang realitas tertinggi, mampu berhubungan, meskipun
singkat, dengan suatu perantara yang supernatural.
4. Dimensi pengetahuan dikaitkan
dengan perkiraan, bahwa orang-orang yang bersikap religius akan memiliki
informasi tentang ajaran-ajaran pokok keyakinan dan upacara keagamaan, kitab
suci, dan tradisi-tradisi keagamaan mereka.
5. Dimensi konsekuensi dari
komitmen religius berbeda dengan tingkah laku perseorangan dan pembentukan
citra pribadinya.
2.1.4
Cara Beragama
- Tradisional
yaitu cara beragama berdasarkan
tradisi. Cara ini mengikuti cara beragama nya nenek moyang, leluhur atau
orang-orang dari angkatan sebelumnya. Pada umumnya kuat dalam beragama, sulit
menerima hal-hal keagamaan yang baru atau pembaharuan. Apalagi bertukar agama
bahkan tidak ada minat. Dengan demikian kurang dalam meningkatkan ilmu amal
keagamaannya.
- Formal
yaitu cara beragama berdasarkan
formalitas yang berlaku di lingkungan atau masyarakatnya. Cara ini biasanya
mengikuti cara beragama orang yang berkedudukan tinggi atau punya pengaruh,
pada umumnya tidak kuat dalam beragama. Mudah mengubah cara beragamanya. Mudah
bertukar agama jika memasuki lingkungan atau masyarakat yang lain
agamanya.
- Rasional
yaitu cara beragama berdasarkan
penggunaan rasio sebisanya. Untuk itu mereka selalu berusaha memahami dan
menghayati ajaran agama dengan pengetahuan, ilmu ,dan pengamalannya.
- Metode pendahulu
yaitu cara beragamaberdasarkan
penggunaan akal dan hati (perasaan) di bawah wahyu ,untuk itu mereka selalu
berusaha memahami dan menghayati ajaran agamanya dengan ilmu ,pengamalan dan
penyebaran (dakwah). Merekaselalu mencari ilmu dulu kepada orang yang di anggap
ahlinya dalam ilmu agama yang memegang teguh ajaran asli yang di bawa oleh
utusan misalnya Nabi atau Rasul sebelum mereka mengamalkan, mendakwahkan dan
bersabar (berpegang teguh) dengan itu semua .
2.2 Pelembagaan Agama
2.2.1 lembaga Agama
Pelembagaan
agama adalah suatu tempat atau lembaga untuk membimbing, membina dan mengayomi
suatu kaum yang menganut agama. Pelembagaan Agama di Indonesia yang mengurusi
agamanya.
1. Islam
: MUI
MUI atau Majelis Ulama Indonesia adalah Lembaga Swadaya Masyarakat yang mewadahi ulama,
zu’ama, dan cendikiawan Islam di Indonesia untuk membimbing, membina dan
mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia. Majelis Ulama Indonesia berdiri
pada tanggal, 7 Rajab 1395 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 26 juli 1975 di
Jakarta, Indonesia.
2. Kristen
Kristen : Persekutuan Gereja-gereja
Indonesia (PGI)
PGI (dulu disebut Dewan
Gereja-gereja di Indonesia – DGI) didirikan pada 25 Mei 1950 di Jakarta sebagai
perwujudan dari kerinduan umat Kristen di Indonesia untuk mempersatukan kembali
Gereja sebagai Tubuh Kristus yang terpecah-pecah. Karena itu, PGI menyatakan
bahwa tujuan pembentukannya adalah “mewujudkan Gereja Kristen Yang Esa di
Indonesia.”
Katolik : Konferensi Wali Gereja
Indonesia (KWI)
Konferensi Waligereja Indonesia (KWI
atau Kawali) adalah organisasi Gereja Katolik yang beranggotakan para Uskup di
Indonesia dan bertujuan menggalang persatuan dan kerja sama dalam tugas
pastoral memimpin umat Katolik Indonesia. Masing-masing Uskup adalah otonom dan
KWI tidak berada di atas maupun membawahi para Uskup dan KWI tidak mempunyai
cabang di daerah. Keuskupan bukanlah KWI daerah. Yang menjadi anggota KWI
adalah para Uskup di Indonesia yang masih aktif, tidak termasuk yang sudah
pensiun. KWI bekerja melalui komisi-komisi yang diketuai oleh Uskup-Uskup. Pada
2006 anggota KWI berjumlah 36 orang, sesuai dengan jumlah keuskupan di
Indonesia (35 keuskupan) ditambah seorang uskup dari Ambon (Ambon memiliki 2
uskup).
3. Hindu
: Persada
Parisada Hindu Dharma Indonesia (
Parisada ) ialah: Majelis tertinggi umat
Hindu Indonesia.
4. Budha
: MBI
Majelis Buddhayana Indonesia adalah majelis umat Buddha di Indonesia. Majelis ini
didirikan oleh Bhante Ashin Jinarakkhita pada hari Asadha 2499 BE tanggal 4
Juli 1955 di Semarang, tepatnya di Wihara Buddha Gaya, Watugong, Ungaran, Jawa
Tengah, dengan nama Persaudaraan Upasaka-Upasika Indonesia (PUUI) dan diketuai
oleh Maha Upasaka Madhyantika S. Mangunkawatja.
5. Konghucu
: Matakin
Majelis Tinggi Agama Khonghucu
Indonesia (disingkat MATAKIN) adalah
sebuah organisasi yang mengatur perkembangan agama Khonghucu di Indonesia.
Organisasi ini didirikan pada tahun 1955.
Keberadaan umat beragama Khonghucu
beserta lembaga-lembaga keagamaannya di Nusantara atau Indonesia ini sudah ada
sejak berabad-abad yang lalu, bersamaan dengan kedatangan perantau atau
pedagang-pedagang Tionghoa ke tanah air kita ini. Mengingat sejak zaman Sam Kok
yang berlangsung sekitar abad ke-3 Masehi, Agama Khonghucu telah menjadi salah
satu di antara Tiga Agama Besar di China waktu itu; lebih-lebih sejak zaman
dinasti Han, atau tepatnya tahun 136 sebelum Masehi telah dijadikan Agama
Negara.
2.2.2 Hubungan Agama
dengan Masyarakat
Telah
kita ketahui Indonesia memiliki banyak sekali budaya dan adat istiadat yang
juga berhubungan dengan masyarakat dan agama. Dari berbagai budaya yang ada di
Indonesia dapat dikaitkan hubungannya dengan agama dan masyarakat dalam
melestraikan budaya.Sebagai contoh budaya Ngaben yang merupakan upacara kematian
bagi umat hindu Bali yang sampai sekarang masih terjaga kelestariannya.
Hal
ini membuktikan bahwa agama mempunyai hubungan yang erat dengan budaya sebagai
patokan utama dari masyarakat untuk selalu menjalankan perintah agama dan
melestarikan kebudayaannya.Selain itu masyarakat juga turut mempunyai andil
yang besar dalam melestarikan budaya, karena masyarakatlah yang menjalankan
semua perintah agama dan ikut menjaga budaya agar tetap terpelihara.
Selain
itu ada juga hubungan lainnya,yaitu menjaga tatanan kehidupan.Maksudnya
hubungan agama dalam kehidupan jika dipadukan dengan budaya dan masyarakat akan
membentuk kehidupan yang harmonis,karena ketiganya mempunyai keterkaitan yang
erat satu sama lain. Sebagai contoh jika kita rajin beribadah dengan baik dan
taat dengan peraturan yang ada,hati dan pikiran kita pasti akan tenang dan
dengan itu kita dapat membuat keadaan menjadi lebih baik seperti memelihara dan
menjaga budaya kita agar tidak diakui oleh negara lain.
Namun
sekarang ini agamanya hanyalah sebagi symbol seseorang saja. Dalam artian
seseorang hanya memeluk agama, namun tidak menjalankan segala perintah agama
tersebut. Dan di Indonesia mulai banyak kepercayaan-kepercayaan baru yang
datang dan mulai mengajak/mendoktrin masyarakat Indonesia agar memeluk agama
tersebut. Dari banyaknya kepercayaan-kepercayaan baru yang ada di Indonesia,
diharapkan pemerintah mampu menanggulangi masalah tersebut agar masyarakat
tidak tersesaat di jalannya. Dan di harapkan masyarakat Indonesia dapat hidup
harmonis, tentram, dan damai antar pemeluk agama yang satu dengan lainnya.
2.2.3
Kaitan Agama dalam Masyarakat
Kaitan agama dengan masyarakat banyak dibuktikan oleh pengetahuan agama yang
meliputi penulisan sejarah dan figure nabi dalam mengubah kehidupan social,
argumentasi rasional tentang arti dan hakikat kehidupan, tentang Tuhan dan
Kesadaran akan maut menimbulkan religi, dan sila Ketuhanan yang Maha Esa agama
merupakan tempat mencari makna hidup yang final dan ultimate. Kemudian, pada
urutannya agama yang diyakininya merupakan sumber motivasi tindakan individu
dalam hubungan sosialnya, dan kembali kepada konsep hubungan agama dengan
masyarakat, dimana pengalaman keagamaan akan terefleksikan pada tindakan
social, dan individu dengan masyarakat seharusnyalah tidak
bersifat antagonis.
Menurut
Elizabeth K. Nottingham (1954), kaitan agama dalam masyarakat dapat
mencerminkan tiga tipe, meskipun tidak menggambarkan keseluruhannya secara
utuh.
- Masyarakat yang Terbelakang dan Nilai-nilai Sakral
Masyarakat tipe
ini kecil, terisolasi, dan terbelakang. Anggota masyarakatnya menganut agama
yang sama. Sebab itu, keanggotaan mereka dalam masyarakat dan dalam kelompok
keagamaan adalah sama. Agama menyusup ke dalam kelompok aktivitas yang lain.
Sifat-sifatnya: agama
memasukkan pengaruhnya yang sakral ke dalam sistem masyarakat secara mutlak,
nilai agama sering meningkatkan konservatisme dan menghalangi perubahan dalam
masyarakat dan agama menjadi fokus utama pengintegrasian dan persatuan
masyarakat secra keseluruhan yang berasal dari keluarga yang belum berkembang.
- Masyarakat-masyarakat Praindustri yang Sedang
Berkembang
Masyarakatnya
tidak terisolasi, ada perkembangan teknologi. Agama memberi arti dan ikatan
kepada sistem nilai dalam tiap masyarakat,pada saat yang sama, lingkungan yang
sakral dan yang sekular masih dapat dibedakan. Fase kehidupan sosial diisi
dengan upacara-upacara tertentu. Di pihak lain, agama tidak memberikan dukungan
sempurna terhadap aktivitas sehari-hari, agama hanya memberikan dukungan
terhadap adat-istiadat.
Pendekatan
rasional terhadap agama dengan penjelasan ilmiah biasanya akan mengacu dan
berpedoman pada tingkah laku yang sifatnya ekonomis dan teknologis dan tentu akan
kurang baik. Karena adlam tingkah laku, tentu unsur rasional akan lebih banyak,
dan bila dikaitkan dengan agama yang melibatkan unsur-unsur pengetahuan di luar
jangkauan manusia (transdental), seperangkat symbol dan keyakinan yang kuat,
dan hal ini adalah keliru. Karena justru sebenarnya, tingkah laku agama yang
sifatnya tidak rasional memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.
Agama
melalui wahyu atau kitab sucinya memberikan petunjuk kepada manusia untuk
memenuhi kebutuhan mendasar, yaitu selamat di dunia dan akhirat. Dalam
perjuangannya, tentu tidak boleh lalai. Untuk kepentingan tersebut, perlu
jaminan yang memberikan rasa aman bagi pemeluknya. Maka agama masuk dalam
sistem kelembagaan dan menjadi sesuatu yang rutin. Agama menjadi salah satu
aspek kehiduapan semua kelompok sosial, merupakan fenomena yang menyebar mulai
dari bentuk perkumpulan manusia, keluarga, kelompok kerja, yang dalam beberapa
hal penting bersifat keagamaan. Adanya organisasi keagamaan, akan meningkatkan
pembagian kerja dan spesifikasi fungsi,juga memberikan kesempatan untuk
memuaskankebutuhan ekspresif dan adatif.
2.3.
Agama, Konflik, Integrasi
Agama,
dalam kaitannya dengan masyarakat, mempunyai dampak positif berupa daya penyatu
(sentripetal), dan dampak negates berupa daya pemecah (Sentripugal). Agama yang
mempunyai system kepercayaan dimulai dengan penciptaan pandangan dunia baru
yang di dalamnya konsepsi lama dan pelembagaannya bisa kehilangan dasar
adanya. Meskipun ajaran pokok suatu agama bisa bersifat universal, namun
mula-mula ditujukan kepada sekelompok orang yang sedikit banyak homogeny. Agama
menjadi dasar solidaritas kelompok baru yang tertentu.
Perpecahan
pun timbul manakala timbul penolakan terhadap pandanganhidup lama atau yang
berbeda dengan agama. Perpecahan itu timbul disebabkan oleh klaim agama akan
kemutlakan agamanya, dan sering diekspresikan dalam bentuk-bentuk yang keras
dan tanpa kompromi.
Dalam
kajian ilmu social, tentang daya pemecah agama ini berkaitan dengan akronim
SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan). Artinya mensejajarkan persoalan
agama dengan suku,ras,dangolongan politik tertentu, atau hal yang rawan, peka,
dan tahu untuk dibicarakan. Tetapi dibalik itu semua, demi kajian ilmiah pun
mengalami kesulitan dalam menghadapi para “pemeluk teguh”, apabila agama
dijadikan objek kajian ilmiah, ide, dan logika internnya sendiri.
2.3.1
Konflik Yang Ada Dalam Agama
Berbagai konflik diantara
agama-agama dipaparkan secara khusus:
Walaupun sumber konflik ini
didasarkan atas kitab suci namun justru unsur dogmatis agama ini sangat
mendukung pengambaran konflik yang terjadi. Menurut versi Yahudi, Nasrani
adalah agama yang sesat karena menganggap Yesus sebagai mesias (juru selamat).
Dalam pandangan Yahudi sendiri Yesus adalah penista agama yang paling berbahaya
karena menganggap dirinya adalah anak Allah, sampai akhirnya otoritas Yahudi
sendiri menghukum mati Yesus dengan cara disalibkan, sebuah jenis hukuman bagi
penjahat kelas kakap pada waktu itu. Sedangkan menurut pandangan Kristen, umat
Yahudi adalah umat pilihan Allah yang justru menghianati Allah itu sendiri.
Untuk itu Yesus datang ke dunia demi menyelamatkan umat tersebut dari murka
Allah. Dalam beberapa kesempatan, misalnya, ketika Yesus mengamuk di bait Allah
karena dipakai sebagai tempat berjualan, atau dalam kasus lain yaitu penolakan
orang Israel terhadap ajaran Yesus.
Konflik ini pada awalnya diilhami
oleh kepercayaan bahwa Islam memandang Nasrani sebagai agama kafir karena
mempercayai Yesus sebagai anak Allah, padahal dalam ajaran Islam Nabi Isa
(Yesus) merupakan nabi biasa yang pamornya kalah dari nabi utama mereka
Muhammad S.A.W. Konflik ini pada awalnya hanya pada tataran kepercayaan saja,
namun ketika unsur politis, ekonomi, dan budaya masuk, maka konflik yang
bermuara pada pecahnya Perang Salib selama beberapa abad menegaskan rivalitas
Islam-Kristen sampai sekarang. Konflik itu sendiri muncul ketika Agama Kristen
dan Islam mencapai puncak kejayaannya berusaha menunjukkan dominasinya. Ketika
itu Islam yang berusaha meluaskan pengaruhnya ke Eropa, mendapat tantangan dari
Nasrani yang terlebih dahulu ada dan telah mapan. Puncak pertempuran itu
sebenarnya terjadi ketika perebutan Kota Suci Jerusalem yang akhirnya
dimenangkan tentara salib. Sebagai balasan, Islam kemudian berhasil merebut
Konstatinopel yang merupakan poros dagang Eropa-Asia pada saat itu.
3. Konflik antara Yahudi-Islam yang masih hangat dalam ingatan kita.
Konflik ini berawal dari kepercayaan
orang Yahudi akan tanah yang dijanjikan Allah kepada mereka yang dipercayai
terletak di daerah Israel, termasuk Yerusalem, sekarang. Pasca perbudakan
Mesir, ketika orang Yahudi melakukan eksodus ke Mesir namun kemudian malah
diperbudak sampai akhirnya diselamatkan oleh Musa, orang Yahudi kemudian
kembali ke tanah mereka yang lama, yaitu Israel. Akan tetapi, pada saat itu
orang Arab telah bermukim di daerah itu. Didasarkan atas kepercayaan itu,
kemudian orang Yahudi mulai mengusir Orang Arab yang beragama Islam itu. Inilah
sebenarnya yang menjadi akar konflik Israel dan Palestina dalam rangka
memperebutkan Jerusalem. Konflik ini semakin panas ketika unsure politis mulai
masuk.
2.3.2
Faktor Konflik Agama
Terjadinya
konflik tersebut tentunya disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu :
1.
Karena tidak adanya keampuhan
Pancasila dan UUD 45 yang selama ini menjadi pedoman bangsa dan negara kita
mulai digoyang dengan adanya amandemen UUD 45 dan upaya merubah ideologi negara
kita ke ideologi agama tertentu.
2.
Kurangnya rasa menghormati baik
antar pemeluk agama satu dengan yang lainnya ataupun sesame pemeluk agama.
3.
Adanya kesalahpahaman yang timbul
karena adanya kurang komunikasi antar pemeluk agama.
2.3.3 Upaya
Antisipasi Konflik Agama
Upaya yang perlu ditempuh unuk menantisipasi konflik agama antara lain :
1.
Menurut Jusuf Kalla, dalam menangani
konflik antaragama, jalan terbaik yang bisa dilakukan adalah saling mentautkan
hati di antara umat beragama, mempererat persahabatan dengan saling mengenal
lebih jauh, serta menumbuhkan kembali kesadaran bahwa setiap agama membawa misi
kedamaian.
2.
Tidak memperkenankan pengelompokan
domisili dari kelompok yang sama didaerah atau wilayah yang sama secara
eksklusif. Jadi tempat tinggal/domisili atau perkampungan sebaiknya mixed, atau
campuran dan tidak mengelompok berdasarkan suku (etnis), agama, atau status
sosial ekonomi tertentu.
3.
Masyarakat pendatang dan masyarakat
atau penduduk asli juga harus berbaur atau membaur atau dibaurkan.
4.
Segala macam bentuk ketidakadilan
struktural agama harus dihilangkan ataudibuat seminim mungkin.
5.
Kesenjangan sosial dalam hal agama
harus dibuat seminim mungkin, dan sedapat – dapatnya dihapuskan sama sekali.
6.
Perlu dikembangkan adanya identitas
bersama (common identity) misalnya kebangsaan (nasionalisme-Indonesia) agar
masyarakat menyadari pentingnya persatuan dalam berbangsa dan bernegara.
BAB 3
PENUTUPAN
3.1. Kesimpulan
Kaitan agama dengan masyarakat banyak dibuktikan oleh
pengetahuan agama yang meliputi penulisan sejarah dan figur nabi dalam mengubah
kehidupan sosial, argumentasi rasional tentang arti dan hakikat kehidupan,
tentang Tuhan dan kesadaran akan maut menimbulkan relegi, dan sila Ketuhanan
Yang Maha Esa sampai pada pengalaman agamanya para tasauf.
Bukti di atas sampai pada pendapat bahwa agama merupakan
tempat mencari makna hidup yang final dan ultimate. Kemudian, pada urutannya
agama yang diyakininya merupakan sumber motivasi tindakan individu dalam
hubungan sosialnya, dan kembali kepada konsep hubungan agama dengan masyarakat,
di mana pengalaman keagamaan akan terefleksikan pada tindakan sosial, dan
individu dengan masyarakat seharusnyalah tidak bersifat antagonis.
3.2. Saran
Semoga
dengan tersusunnya makalah ini dapat memberikan gambaran dan wawasan tentang
agama dan masyarakat lebih jauh penyusun berharap dengan memahami agama dan
masyarakat kita dapat memahami perkembangannya dengan benar .
Daftar Pustaka
Soelaeman, M. Munandar. 1987. Ilmu
Sosial Dasar : Teori dan Konsep Ilmu Sosial. Bandung: PT.Refika Aditama.
(hal.277)
Harwantiyoko dan Neltje F. Katuuk. 1997. MKDU Ilmu Sosial Dasar.Jakarta: Pernerbit Gunadarma. (hal.207)
Wikipedia bahasa Indonesia,
ensiklopedia bebas. 2017 . Agama.
https://id.wikipedia.org/wiki/Agama/ .Diakses tanggal 12 Desember 2017
Lia,Paska. 2013. Upaya Nyata
Mengantisipasi Konflik Antar Agama.
https://www.kompasiana.com/paskalia/upaya-nyata-mengantisipasi-konflik-antar-agama_55299151f17e614e07d623c8.
Diakses tanggal 12 Desember 2017

























